RIP Miroslav Janu, Terima kasih telah menjadi bagian dari sepakbola kami

Miroslav Janu meninggal dunia

Pelatih asing yang lama melatih klub-klub di tanah air, Miroslav Janu, meninggal dunia akibat serangan jantung.

Janu mengembuskan napas terakhirnya di RS. Islam Jemursari, Surabaya, Kamis (24/1/2013) siang WIB.

Pria yang berstatus sebagai pelatih Persebaya Divisi Utama PT. Liga Indonesia itu sempat menjalani perawatan, tapi nyawanya tak tertolong.

Janu pertama kali bekerja di Indonesia pada tahun 2003 saat menangani Persigo Gorontalo. Dia kemudian hijrah ke PSM Makassar dan melatih di sana pada periode 2003-2005.
Sempat pulang ke Ceko untuk jadi asisten pelatih Slavia Praha, dia kembali ke Indonesia untuk menukangi Arema (2007 dan 2010-2011).
Musim lalu, Janu melatih Persela Lamongan.

Selama berkarier di Indonesia, Janu dua kali mengantarkan timnya jadi runner-up Liga Indonesia, yakni bersama PSM (2004) dan Arema (2011)

SELAMAT JALAN MIJAN…!


Advertisements

Profil Pemain Naturalisasi “Jhon van Beukering”

Jhon van Beukering

Nama lengkap: Jhon van Beukering
Tanggal lahir : 29 September 1983
Tempat lahir:  Velp, Belanda
Tinggi:  1.82 m (5 ft 12 in)
Posisi bermain :  Striker

Karier junior
– Velpse Boys
–  VVO
–  De Graafschap
–  Vitesse (more…)

Inilah Para Pesepakbola Terkenal Eropa yang Memberikan Ucapkan Selamat HUT Republik Indonesia

Hari ini 17 Agustus 2012, Republik Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-67. Ucapan selamat pun berdatangan dari para pesepakbola kelas dunia.

Pemain Timnas Belgia keturunan Indonesia yang saat ini bermain di Liga Italia Cagliari, Radja Nainggolan, mengucapkan selamat atas kemerdekaan Indonesia. “Selamat hari kemerdekaan bagi Indonesia!” tulis Radja lewat akun twitter-nya, @OfficialRadja.

Tweet dari pemain keturunan Indonesia tersebut, kemudian di Re-Tweet oleh kapten Manchester City, Vincent Kompany.

Bek Manchester United, Rio Ferdinand, yang telah datang ke Indonesia pun tak mau ketinggalan.
“Selamat hari kemerdekaan kepada masyarakat Indonesia!” lewat akun twitter-nya @rioferdy5.

Hal senada juga diucapkan oleh bek Barcelona, Gerard Pique, melalui akun Twitter-nya @3gerardpique.

Sedangkan, klub Liverpool yang memiliki fan base cukup banyak di Indonesia ini mengucapkan selamat lewat akun Twitter. Bahkan, The Reds membuat halaman khusus di situs resminya untuk para fans dari Indonesia yang sedang merayakan hari kemerdekaan negaranya.

Gelandang Liverpool, Lucas Leiva, juga ikut memberikan ucapan kepada para liverpudlian asal Indonesia. “Selamat hari kemerdekaan Indonesia. You Never Walk Alone, para fans di Indonesia,” ucap Lucas lewat twitter miliknya, @LucasLeiva87

sumber: okezone

Inilah 3 Finalis Kandidat Pemain Terbaik Eropa 2012

UEFA telah merilis tiga finalis yang masuk dalam Pemain Terbaik Eropa 2012.

Nama Lionel Messi masih menjadi kandidat kuat peraih penghargaan tersebut. Tiga nama teratas yang memperoleh suara terbanyak sudah bisa diprediksi.

Mereka adalah Andres Iniesta, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Penghargaan ini akan diumumkan 30 Agustus 2012 mendatang.

Gelandang timnas Italia, Andrea Pirlo, gagal meraih posisi tiga teratas. Pemain Juventus itu hanya menduduki posisi keempat dalam pemungutan suara yang dilakukan 53 jurnalis olahraga.
Pirlo meraih 90 poin dan unggul jauh dari beberapa nama lainnya, seperti Xavi (57), Iker Casillas (53), Didier Drogba (31), Petr Cech dan Falcao (14) dan Mesut Ozil (10).
Nama yang sempat mengejutkan masuk dalam 32 daftar pemain sebelumnya, Les Davies (Bangor City), gagal melaju ke babak selanjutnya.

Berikut urutan 4 sampai 10:
4. Andrea Pirlo (ITA) – Juventus (90 points)
5. Xavi Hernández
(ESP) – FC Barcelona (57)
6. Iker Casillas (ESP) – Real Madrid CF (53)
7. Didier Drogba (CIV) – Chelsea FC* (31)
8. Petr Čech (CZE) – Chelsea FC (14)
8. Falcao (COL) – Club Atlético de Madrid (14)
10. Mesut Özil (GER) – Real Madrid CF (10)

sumber: uefa

Pemain Indonesia “Arthur Irawan” Masuk Skuad Utama Espanyol

Prestasi menggembirakan dibuat pemain Indonesia yang sedang menempa diri di klub La Liga, Espanyol, Arthur Irawan. Pemain muda itu mendapatkan kesempatan langka berlatih dengan tim utama.

Pemain U-19 Espanyol itu dipanggil untuk mengikuti latihan skuad utama di bawah pelatih Mauricio Pochettino setelah beberapa pemain mengalami cedera. Selain itu, Arthur juga dipastikan akan bermain di Segunda B musim depan, dimana di dalamnya tergabung Valencia, Villareal dan Zaragoza.

Baru-baru ini, Arthur menghabiskan liburan musim panas di Jakarta dan langsung kembali ke Katalonia untuk meneruskan karirnya.
“Sangat menyedihkan meninggalkan rumah, tapi saya senang bisa kembali berlatih dengan teman-teman,” ujar Arthur pada situs resmi Espanyol.
“Kami akan menghadapi tim kuat musim depan, jadi sangat vital bagi kami segera kembali berlatih. Banyak tim Spanyol berlatih di pengunungan, sangat intensif dan keras, tapi saya sudah tidak sabar,” lanjutnya.

Musim lalu, Arthur bermain sebanyak 20 kali untuk tim U-19 Espanyol dan membawa mereka meraih juara liga serta menginjakan kaki di final Piala Katalonia.
Sayangnya, Espanyol kalah 0-1 dari Barcelona.

Performa Arthur pun dinilai menunjukkan grafik positif. “Ia bergabung dengan tim yang lebih rendah awal musim ini. Dan sejak itu, dia terus menunjukkan kemajuan yang sangat bagus. Ia salah satu pesepakbola menjanjikan dari Indonesia,” tulis situs Espanyol.

sumber: vivanews

Inilah anak Bejo Sugiantoro yang merupakan bek tangguh Timnas U13

Permainan Rachmat Irianto lugas di lini belakang tim Indonesia di turnamen Yamaha ASEAN U-13 Cup beberapa waktu lalu di Malaysia.
Dia adalah anak mantan pesepakbola nasional, Bejo Sugiantoro.

Rian, demikian dia biasa disapa, mengenakan kostum bernomor 3, bermain sebagai stopper, berduet bersama sang kapten, Fafa Muhammad Zuhud.
Dari penilaian detiksport, permainan remaja yang baru naik kelas 2 SMP itu sangat tipikal seorang bek tengah.

“Dia punya visi, bisa baca permainan lawan. Dia bagus dalam menempel penyerang tim lawan,” tukas pelatih kiper merangkap fisioterapis tim Yamaha Indonesia U-13, Muhammad Ali Nur, saat memperkenalkan Rian sebagai anak sulung Bejo Sugiantoro.
“Saya main bola karena kemauan sendiri, dan ayah sangat mendukung,” cerita Rian di Stadion Petaling Jaya, Kelana Jaya, Selangor, akhir pekan lalu.
“Saya tadinya jadi striker, tapi sama pelatih (SSB) di Surabaya diganti jadi bek,” sambung laki-laki kelahiran 3 September 1999 itu.
“Ayah kalau lagi liburan pasti melatih saya di lapangan dekat rumah. Saya dan ayah sering ngobrolin bola. Pesan Ayah, kalau mau jadi pemain yang bagus harus selalu ngotot, berjuang terus, jangan takut sama lawan yang lebih besar.”

Bejo Sugiantoro adalah salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Jebolan PSSI Primavera, ia jadi langganan tim nasional dari 1997 sampai 2004.
Selain Persebaya, tim yang identik dengan namanya, ia juga pernah memperkuat PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar, dan sejak 2009 di Persidafon.
“Bangga dong, Om, punya ayah pemain nasinal. Saya pengen jadi pemain bola yang sukses juga seperti ayah,” imbuh Rian, yang mengaku mengidolakan Ricardo Salampessy, Marcio Souza, Xavi Hernandez, dan tentu saja Bejo Sugiantoro.

sumber: detik

Inilah Pemain berusia 13 tahun yang menjadi rebutan Tim- tim besar Liga Inggris

Sosok pemain Akademi Muda Birmingham City, Foday Nabay, belakangan menjadi buah bibir di Inggris. Ini setelah beberapa klub elite Liga Primer Inggris berminat untuk memboyong remaja berusia 13 tahun itu.
Nabay saat ini digadang-gadang sebagai pemain muda yang memiliki prospek bagus di Inggris. Ia dinilai mempunyai gaya permainan seperti gelandang Manchester City, Yaya Toure.

Pertengahan tahun lalu, pemain berdarah Sierra Leone itu sudah menjadi bagian tim nasional Inggris U-16 saat usianya masih 12 tahun.
Musim ini, Nabay bisa menyumbangkan 12 gol untuk skuad akademi Birmingham.
Wajar bila Manchester City dan Chelsea menunjukkan ketertarikan untuk mendapatkan pemain itu. Arsenal dan Liverpool kabarnya sudah sempat mengadakan pertemuan dengan perwakilan sang pemain.

Media Inggris Daily Mail melansir, Aston Villa akan melakukan pembicaraan pada Senin (16/7). Kini, Manchester United (MU) yang ikut dalam perburuan Nabay.
“Manchester United akan membuat langkah untuk pemain muda sensasional Birmingham, Foday Nabay, pada Selasa (17/7),” tulis Daily Mail dalam laporan eksklusifnya, akhir pekan lalu.

MU berminat untuk membawa talenta Nabay ke dalam akademi mudanya.
Skuat MU bisa menawarkan prospek menarik bagi Nabay, mengingat akademi mudanya kerap menerbitkan pemain muda potensial.

Rumor ketertarikan terhadap Nabay makin berembus kencang belakangan ini. Apalagi, sang pemain dikabarkan belum melakukan pembaruan kontrak dengan Birmingham.
Situasi itu makin memicu klub lain untuk memboyong pemain yang bulan depan akan berusia 14 tahun itu. Klub-klub Liga Primer mengincar celah untuk bisa membawa keluar Nabay dari Birmingham dan mengikat pemain muda yang dianggap potensial ini.
Birmingham tentu akan meminta kompensansi andai klub lain berminat memboyong Nabay.

Akan tetapi, mantan anggota manajemen akademi muda Birmingham yang enggan menyebutkan namanya, menilai harga Nabay tidak terlalu mahal. Kepada Daily Mail, ia mengungkapkan, harga Nabay sekitar 65 ribu poundsterling atau Rp 954, 7 juta.

Namun, melihat potensi Nabay, kisaran harga itu masih bisa berubah bergantung pada proses tawar menawar yang terjadi.
Banyak klub yang berminat untuk mendatangkan Nabay. Namun, sang pemain sendiri sebenarnya belum sepenuhnya mengindikasikan untuk meninggalkan Birmingham.

sumber: Republika

Profil “Rasyid Bakri” Gelandang Mungil Timnas U22

Perawakan Rasyid tergolong kecil. Tapi itu sama sekali tidak menghalanginya menyambut bola-bola atas dari penjaga gawang atau rekan-rekannya di lapangan.
Bahkan, hadangan pemain lawan tidak membuat pemain muda ini menyerah.

Di awal laga Kualifikasi Piala Asia U22 di Pekanbaru, Riau, tidak banyak yang mengenal Rasyid. Soalnya, inilah kali pertama Rasyid membela Tim Merah Putih. Namun baru sekitar 1,5 bulan bergabung dengan Timnas U-22, nama Rasyid langsung mencuat.

Lahir dari pertandingan antarkampung, putra pasangan Bakri Jalil dan Supiani ini, sekarang berlaga untuk klub PSM Makassar. Menurut Rasyid, menyandang lambang Garuda di dada adalah impian sejak kecil.

Usia Rasyid kini baru menginjak 21 tahun. Karier sepak bola Rasyid tentu masih panjang. Dia bertekad bisa ambil bagian mengharumkan nama Indonesia melalui sepak bola di mata dunia.

sumber: liputan6

Profil “Agung Supriyanto” Striker Timnas U22 yang Berpangkat Sersan Dua

Berlatar belakang sebagai seorang militer. Tak lantas membuat striker Timnas Indonesia U-22, Agung Supriyanto canggung bergabung bersama sesama anggota Timnas.

Berpangkat Sersan Dua (Serda) di Kesatuan Rindam 3 Siliwangi. Agung dengan mudah mampu bergaul dengan para pemain lainnya di dalam maupun di luar lapangan.
Bahkan pemain yang memakai nomor punggung 18 ini menjadi salah satu aktor dari penampilan ciamik Indonesia di Piala Asia U-22.

“Meski seorang prajurit, saya tidak ingin menunjukkan sebagai TNI di hadapan mereka. Yang jelas kami semua dalam tim yang solid dan hubungannya harmonis,” kata Agung Supriyanto.
Menurutnya, bergabung bersama militer di angkatan darat telah membantunya untuk tumbuh dan mengembangkan karir sepakbolanya di klub PPSM KN Magelang maupun di Timnas U-22, terutama terkait pembentukan karakter dan kedisiplinan.

Menjadi pemain sepakbola telah menjadi cita-cita anak pasangan Purbono dan Kasmirah sejak kecil. Berkat ketekunan dan tekad kuat dalam berlatih, akhirnya kini Agung bisa bergabung dengan klub PPSM Magelang yang dilatih Danurwindo serta dapat memperkuat Timnas.

“Akhirnya cita-cita kecil saya kesampaian. Saya sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Ini adalah awal untuk jauh lebih baik,” kata pria kelahiran 14 Juni 1992 itu.

Penampilan Agung saat melawan Timor Leste Kerja keras dan berusaha selalu menampilkan permainan terbaik telah menjadikan pemain yang pernah bergabung dengan Persijap U-21 tersebut menjadi sosok striker yang haus gol. Dan gol perdana yang ditunggu-tunggu akhirnya datang saat Timnas U-22 bersua Timor Leste, Sabtu (07/7).
Gol pertama ini saya persembahkan untuk orang tua, komandan- komandan saya serta masyarakat yang telah mendukung saya,” kata pengagum Bambang Pamungkas dan Ronaldo (Brasil) ini.

Dengan usia yang masih 20 tahun, jalan karir ‘Serda’ di sepakbola masih sangat panjang.
Dengan kerja keras dan usaha ia pun berharap dapat bergabung dengan Persija Jakarta dan bermain bersama sang idola, Bambang Pamungkas dalam satu tim.
Peluang untuk menjadi penerus Bambang Pamungkas sebagai ujung tombak andalan Timnas pun sangat terbuka lebar. Atau bahkan bisa melebihi pencapaian idolanya sebagai pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia sepanjang masa.

Selamat berjuang Serda.

sumber: bola.net

Profil “Hendra Adi Bayauw” Skuad Timnas di Pra Piala Asia U22

Hendra Adi Bayauw, Lahir di Tulehu, Ambon, 23 Maret 1993, Bayauw besar dalam lingkungan yang akrab dengan sepak bola. Apalagi, daerah tersebut, adalah salah satu tempat di mana fanatisme dan kultur sepak bola yang sangat kental. Di antara total 30 ribu penduduk, para pemuda biasanya mempunyai cita-cita tinggi menjadi pemain nasional, mengikuti jejak paman, ayah, bahkan kakek mereka.

Motivasi itulah, yang tertanam dalam benak Bayauw. Memulai perjalanan di salah satu klub asal Maluku, Persemalra Tual pada 2010, karier Bayauw meningkat. Setelah itu, pemain berusia 19 tahun tersebut melanjutkan kariernya ke Persija Jakarta (IPL) pada 2011. Lima gol telah ia torehkan bersama klubnya itu.

Untuk level nasional, pemain bertinggi 1,62 cm itu, memiliki tekad menjadi yang terbaik.
Target tinggi pun ia sematkan di dalam kualifikasi Piala Asia U-22 yang tengah berlangsung ini.

Hal itu dia buktikan dengan tak kenal lelah dan rajin menyisir pertahanan lawan dari sayap dan tak jarang pula ia ikut membantu barisan pertahanan ketika mengalahkan Makau.

Perjalanan karier Bayauw di lapangan hiaju dimulai dengan bergabung ke Persemalra Langgur pada tahun 2010. Atas prestasi gemilangnya, Bayauw direkrut ke klub Jakarta F.C setahun kemudian.
Prestasinya bersama Jakarta FC pun sangat membanggakan.Lima gol berhasil Bayauw ciptakan dari 18 pertandingan. Prestasi gemilangnya itu kemudian berlanjut di klub Persija Jakarta yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL). Lima gol berhasil disarangkannya dari 15 pertandingan.
Meski saat ini Timnas Indonesia sudah dipastikan tersingkir, performa Bayauw selama mengenakan seragam timnas tetap mengguratkan kenangan tersendiri di hati pencinta sepakbola nasional.

Hendra Adi Bayauw menjadi pahlawan kemenangan Timnas U-22 Indonesia melawan Macau dalam pertandingan lanjutan Grup E kualifikasi Piala Asia U-22, Selasa (10/7/2012) malam WIB.
Timnas ‘Garuda Muda’ menang tipis dengan skor 2-1. Dua gol timnas Indonesia kala itu dicetak oleh Bayauw, masing-masing pada menit ke-24 dan 42.

sumber: inilah

karir John Terry di Chelsea diawali dengan menjadi pesuruh

Pemain belakang sekaligus kapten Chelsea, John Terry, mengaku bahwa dirinya pernah menjadi pesuruh di klub asal Kota London itu.

Kejadian tersebut dialami Terry kala masih berkutat sebagai pemain yunior.
Terry bergabung ke akademi Chelsea ketika berusia 14 tahun. Ia menghabiskan tiga tahun sebelum diberi kesempatan untuk masuk ke dalam tim senior. Namun, di balik perjuangannya mendapatkan promosi ke tim utama, terdapat kisah yang sangat unik.
»Kami ditugaskan untuk membersihkan tiga kostum pemain utama di ruang ganti,” kata Terry. »Saya juga menyiapkan kostum sebelum pertandingan. Saya juga harus membersihkan sepatu bola mereka.”

Meskipun begitu, pengalaman susah Terry telah berbuah manis. Pemain berusia 31 tahun itu kini menjadi kapten tersukses dalam sejarah The Blues. Ia sudah tampil dalam 537 pertandingan dan mencetak 49 gol untuk Chelsea.

Pemain kelahiran Barking itu telah mempersembahkan banyak gelar juara. Piala yang berhasil dipersembahkan Terry yaitu tiga Liga Inggris, lima Piala FA, dua Piala Liga, dan satu Liga Champions.

Terry juga mengutarakan pengalaman pertamanya kala mengikuti latihan di Cobham. »Saya sangat gugup,” ujar Terry. »Sesi latihan di hari pertama tidak terlalu banyak, hanya joging dan beberapa tes.”

sumber: tempo

Frederic Kanaute sumbangkan gajinya setahun untuk Masjid

Hingar bingar panggung sepak bola Eropa tidak membuat Frederic Oumar Kanoute lupa daratan. Gelimang uang dari industri olah raga termegah di dunia itu justru digunakan penyerang kelahiran Prancis itu untuk kemaslahatan umat.

Kanoute yang kini bermain untuk klub Spanyol, Sevilla, tak pernah segan menampakkan ketaatannya sebagai seorang Muslim di mana pun berada.
Pencetak gol terbanyak Liga Spanyol 2006-2007 itu bahkan rela menyisihkan sebagian hartanya untuk memelihara syiar Islam.

Pada tahun 2007, komunitas muslim Sevilla terancam tidak dapat menggelar shalat Jumat berjamaah ketika masjid di kota itu nyaris ditutup. Izin penggunaan masjid di wilayah Ponce De Leon itu habis dan terpaksa dijual kepada publik.
Kanoute tampil sebagai penyelamat dengan membeli masjid itu seharga 700 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 6,6 miliar.
Untuk menyelamatkan masjid itu, Kanoute harus rela menyisihkan sekitar satu tahun gajinya di Sevilla.
Meski demikian, Kanoute tetap tawadlu dan enggan berkomentar atas amal mulianya itu.

“Jika Kanoute tidak membelinya, mungkin kami tidak akan lagi bisa beribadah shalat Jumat,” kata seorang juru bicara Islamic Community of Spain kepada media lokal Diario de Sevilla.

Kanoute menjadi mualaf pada tahun 1997. Ia memutuskan untuk pindah kewarganegaraan dan membela tim nasional Mali pada tahun 2004. Ia kemudian dinobatkan menjadi pemain terbaik Afrika 2007

sumber: republika

Andik Vermansyah Dapat Kaos Cambiasso

Terjawab sudah siapa pemain Inter Milan yang bertukar kostum dengan pemain Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah. Dalam tayangan usai laga Inter Milan vs Liga Selection pada Kamis Malam di Senayan, terlihat Andik menerima kaos dari gelandang veteran I Nerazzurri, Esteban Cambiasso.

Andik mengaku tidak memiliki pemain favorit di Inter Milan. Meski demikian, sebelum pertandingan digelar Andik telah berencana ingin bertukar kaos dengan salah satu bintang Inter Milan. Namun saat itu, Andik masih merahasikan siapa pemain incarannya itu.

Andik tampil memperkuat Liga Seletcion saat bertemu Inter Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis, 24 Mei 2012. Beberapa kali akselerasinya mampu merepotkan barisan pertahanan Inter. Sayang dalam duel ini Liga Selection harus kalah 0-3.

Di akhir laga, Andik terlihat dihampiri Cambiasso. Saat keduanya bertemu di pinggir lapangan, pemain berkepala plontos itu lalu memberikan bajunya kepada Andik dan kemudian merangkulnya.

Saat bertemu LA Galaxy beberapa waktu lalu, Andik juga mendapatkan kenang-kenangan spesial. Ya, Andik mendapat kesempatan untuk bertukar kaos dengan ikon LA Galaxy, David Beckham.

Pemberian itu sebagai ungkapan permintaan maaf Beckham yang sempat mengganjal Andik cukup keras saat pertandingan. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid tersebut juga terkesan dengan talenta Andik