Daftar Pemain yang masuk dalam laga Perang Bintang ISL 2012

Perang Bintang akan dimulai pada13 Juli diisi dengan sejumlah rangkaian acara di Palembang yang berkaitan dengan prosesi penganugerahan gelar juara.

Juara kompetisi musim ini akan menerima penganugerahan piala berikut hadiah uang pembinaan sebesar Rp2,5 miliar sedangkan runner-up Rp1,5 miliar. Sementara pemain terbaik dan pencetak terbanyak masing-masing akan menerima Rp100 juta, dan tiga orang nominasi pemain terbaik adalah Alberto Goncalves, Keith Kayamba Gumbs dan Gustavo Lopez.

Berdasarkan hasil polling, inilah 20 Pemain yang mendapatkan jumlah poling terbanyak yg akan mengikuti laga perang bintang:

1. Francisco Aldo Barreto (Persiba/15.01 %)
2. Bambang Pamungkas (Persija/14.70 %)
3. Atep (Persib/10.85 %)
4. Kurnia Meiga (Arema/5.48 %)
5. Gustavo Fabian Lopez (Persela/5.27 %)
6. Zulkifli Syukur (Persib/4.77 %)
7. Ricardo Salampessy (Persipura/4.77 %)
8. Victor Igbonefo (Pelita Jaya/4.23 %)
9. Zah Rahan (Persipura/4.10 %)
10. Safee Sali (Pelita Jaya/3.85 %)
11. Alberto Goncalves (Persipura/3.61 %)
12. Fabiano Beltrame (Persija/3.04 %)
13. Hamka Hamzah (Mitra Kukar/2.30 %)
14. I Made Wirawan (Persiba/2.03 %)
15. Muhammad Ridhuan (Arema/1.83 %)
16. Mario Alejandro (Persela/1.72 %)
17. Ahmad Bustomi (Mitra Kukar/1.32 %)
18. Jajang Sukmara (Persib/1.20 %)
19. Eka Ramdani (Persisam/0.51%)
20. Supriyono (Persisam/0.30 %)

sumber: antara

Advertisements

Sriwijaya FC siap diadu dengan Juara IPL Semen Padang

Sriwijaya FC siap diadu dengan juara Liga Primer Indonesia 2011-2012 Semen Padang untuk memperebutkan tiket Liga Champions Asia 2013, kata pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi.
“Jika harus diadu antara juara Liga Super Indonesia dengan Liga Primer Indonesia maka tidak masalah, asalkan cara itu dipandang yang paling adil oleh pihak-pihak berwenang,” ujarnya saat dihubungi dari Palembang, Selasa.

Sriwijaya FC sebagai juara Liga Super Indonesia 2011-2012 merasa berhak mewakili Indonesia pada ajang bergengsi tingkat Asia itu karena menjuarai kompetisi terbaik di Indonesia dengan diikuti 18 tim.
Sementara, Liga Primer Indonesia dianggap kompetisi yang tidak cukup mewakili karena diikuti 12 tim meski dianggap legal oleh PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin.

“Permasalahan ini muncul karena dualisme kompetisi.
Namun, saya optimistis akan ditemukan jalan keluar terbaik karena telah terjadi rekonsiliasi antara PSSI dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI),” ujarnya.
Pelatih asal Solo itu berharap dapat membawa Sriwijaya FC menjajal kompetisi tingkat Asia untuk membuktikan kemampuan sebagai arsitek sepak bola.
“Saya ingin merasakan membawa tim melawan negara-negara lain. Sebagai pelatih, tentunya berharap terjadi peningkatan dalam karir atau tidak sebatas dalam lingkup Indonesia saja,” katanya.

Apalagi, pengalaman membawa tim profesional asal Sumsel Kramayuda Tiga Berlian pada era tahun 90-an menembus tiga besar Liga Champions Asia menjadi motivasi sendiri baginya.
“Jelas beda, di level Asia akan benar-benar diuji bagaimana kualitas tim terbaik asal Indonesia. Bukan lagi nama Sumsel yang dibawa tapi sudah Indonesia,” ujarnya.

sumber: antara

Semen Padang Juara IPL 2012

Semen Padang tampil sebagai juara IPL 2011-12 setelah berhasil mengandaskan Persiraja Banda Aceh 3-1. Dengan menyisakan satu laga, perolehan nilai “Kabau Sirah” tidak akan bisa lagi dikejar rivalnya.
Kemenangan ini membuat Semen Padang kini mengumpulkan 43 poin hasil 21 kali berlaga. Ini artinya Persema Malang sebagai pesaing terdekatnya dengan 33 poin hasil 19 kali bertanding tidak akan bisa mengungguli perolehan nilai Semen Padang di pekan terakhir.
Keberhasilan ini membuat Ferdinand Sinaga dkk menjadi juara dari kompetisi sepakbola ini dalam edisi pertamanya.

Bertanding di GOR Agus Salim, Minggu (24/6/2012) sore WIB, Semen Padang berhasil unggul lebih dahulu lewat Ferdinand Sinaga di menit 23.
Tim tuan rumah cuma butuh dua menit untuk memperbesar skor lewat tendangan penalti dari Edward Junior. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Semen Padang baru sanggup menambah pundi-pundi golnya pada tujuh menit menjelang waktu normal berakhir.
Edward Wilson kembali membobol gawang Persiraja untuk membawa timnya kini unggul 3-0.
Di masa injury time, Erik Saputra mencetak gol hiburan untuk tim tamu sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 3-1 untuk kemenangan Semen Padang.

sumber: detik

Sriwijaya FC Juara ISL 2011 – 2012

Sriwijaya FC berhasil keluar sebagai juara Liga Super Indonesia (ISL) 2011-2012.

Kepastian ini didapat setelah Firman Utina dan kawan-kawan menekuk Persela Lamongan 3-0 di Stadion Jakabaring, Palembang, Rabu 20 Juni 2012.
Dengan kemenangan ini, Sriwijaya mengoleksi 73 poin. Jumlah ini tak bisa dikejar Persipura Jayapura yang duduk di posisi dua. Sebab, Tim Mutiara Hitam baru mengoleksi 62 angka dan tinggal memiliki tiga laga tersisa.

Ini adalah gelar juara Liga Indonesia kedua bagi Sriwijaya.
Sebelumnya Laskar Wong Kito juga pernah juara pada musim 2007/2008.

Disaksikan 37 ribu pendukungnya, Sriwijaya langsung mengambil inisiatif serangan saat menghadapi Persela.

Ponaryo Astaman dan kawan-kawan tampil agresif dan terus mengepung pertahanan lawan.
Gol pertama Sriwijaya lahir pada menit 19.
Adalah Keith Kayamba Gumbs yang mencatatkan namanya di papan skor. Dari dalam kotak penalti, Gumbs mengeksekusi bola ke tiang jauh yang merobek jala Persela.
Selang tujuh menit, kembali Gumbs berperan menambah keunggulan timnya. Ia mengirim umpan ke depan gawang Choirul Huda yang langsung disontek Muhammad Ridwan.

Di paruh kedua, Laskar Wong Kito terus mempertahankan dominasi dan intensitas serangan. Hasilnya, gol ketiga pun kembali datang dari kaki Muhammad Ridwan pada menit 73. Dari dalam kotak penalti ia melepas tembakan akurat yang gagal dihentikan Choirul Huda.
Kedudukan 3-0 untuk Sriwijaya bertahan hingga laga berakhir.

Susunan pemain
Sriwijaya: Ferry
Rotinsulu, Mahyadi Panggabean, Supardi Nasir, Thierry Gathuessi, Firman Utina, Lim Joon-Sik, Muhammad Ridwan, Ponaryo Astaman, Keith Kayamba Gumbs, Siswanto, Jamie Coyne

Persela: Choirul Huda, Roman Golian, Taufiq Kasrun, Aris Alfiansyah, Gustavo Fabian Lopez, Jimmy Suparno, Gery Setia Adi Nugraha, Rudi Widodo, Irsyad Aras, Mario Costas, Fathlul Rahman

sumber: vivanews