Profil Perenang Keturunan Jawa Indonesia yang Berlaga di Olimpiade London 2012

Nama Lengkap : Ranomi Kromowidjojo
Tinggi : 179 cm , Berat : 69 Kg
Pendidikan : Business Administration, Communications – Business School Notenboom, Eindhoven, Belanda

Ranomi Kromowidjojo (lahir di Groningen, 20 Agustus 1990) ialah perenang gaya bebas Belanda keturunan Jawa Suriname.
Kromowidjojo ikut pertandingan internasional pertama kali dalam Kejuaraan Renang Eropa 2006 di Budapest sebagai salah satu dari peserta estafet renang gaya bebas 4 x 100 m. Pada tahun-tahun berikutnya, ia memperoleh gelar juara dalam Kejuaraan Renang Jarak Pendek Eropa 2007, Kejuaraan Renang Eropa 2008, dan Kejuaraan Renang Jarak Pendek Dunia 2008 sebagai bagian anggota estafet gaya bebas Belanda. Di luar itu, ia sudah mencatat beberapa rekor dunia dan Eropa bersama-sama dengan mitra renangnya.

Rekor pribadi
Jarak panjang
50 m gaya bebas – 00:25:01 (6 Juni 2008 di Eindhoven)
100 m gaya bebas – 00:54:24 (19 Maret 2008 di Eindhoven)
200 m gaya bebas – 01:59:77 (22 Maret 2008 di Eindhoven)
Jarak pendek
50 m gaya bebas – 00:24:49 (16 Desember 2007 di Debrecen)
100 m gaya bebas – 00:53:47 (14 Oktober 2007 di Aachen)
200 m gaya bebas – 01:58:14 (14 Oktober 2007 di Aachen)

*****

Kontingen Indonesia memang gagal membawa pulang medali emas ke tanah air. Indonesia sendiri pada akhirnya harus puas hanya bisa meraih satu medali perak dan satu perunggu, keduanya dari cabang angkat besi. Namun begitu ternyata Indonesia bisa sedikit berbangga hati di Olimpiade London 2012. Karena meski tidak meraih medali emas, salah satu Putri keturunan Indonesia asli sukses memenangkan medali emas. Ya, dia adalah perenang Putri Belanda, Ranomi Kromowidjojo.

Kalau kita mendengar namanya, tentu saja yang tertanam di benak adalah si pemilik nama pastilah orang Jawa asli. Dan anggapan tersebut benar, karena memang perenang yang memberikan medali emas untuk Belanda dari cabang Renang nomor 100 M dan 50 M Gaya Bebas Putri ini adalah orang Jawa asli. Ia mempunyai garis keturunan Jawa langsung dari kakek ayahnya. Kakek Ranomi merupakan seorang pekerja perkebunan kontrak dari Jawa yang kemudian berimigrasi ke Suriname dan selanjutnya tinggal di Negara yang memang didominasi orang Jawa tersebut.

Ranomi sendiri lahir di Sauwerd, Belanda pada tanggal 20 Agustus 1991. Di usianya yang masih sangat muda, Ranomi sudah sukses memenangkan tiga medali emas dari dua Olimpiade. Medali emas pertamanya ia raih ketika turun di nomor 4×100 meter estafet gaya bebas Putri pada Olimpiade Beijing 2008. Sementara itu medali emas kedua dan ketiganya ia raih di Olimpiade London 2012, dari nomor 100 M gaya bebas Putri dan 50 M Gaya bebas Putri. Tidak hanya itu, di nomor 50 M Gaya Bebas Putri Ranomi bahkan mencetak rekor baru dengan catatan waktu 24,05 detik.

Ya, setidaknya meski Indonesia tidak mendapatkan medali emas, ternyata tetap ada salah seorang atlet keturunan Indonesia yang meraih medali emas. Patut dibanggakan atau tidak ya?

Sumber:
wikipedia.org
ceritamu.com

About these ads
Comments are closed.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 97 other followers

%d bloggers like this: